5 Hal Yang Harus Dilakukan Jika Blog Ditolak Adsense

Diterima oleh Google Adsense akan memberikan kesenangan tersendiri bagi para blogger. Begitupun sebaliknya, mendapat penolakan dari Adsense akan menimbulkan rasa kecewa tersendiri. Bahkan tak jarang ada blogger yang meninggalkan kegiatan ngeblognya akibat ditolak Adsense.
Seperti yang sudah saya bahas sebelumnya, bahwa Adsense tidak secara jelas menyebutkan kriteria blog/situs yang bisa dipasang iklan. Hal ini semakin mengurangi kesempatan publisher untuk diaprove oleh Google Adsense.

Untuk anda yang blog/websitenya ditolak oleh Google Adsense, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

1. Jangan Menyerah

Kunci utamanya adalah jangan menyerah. Saat anda mengalami penolakan, jangan sampai hal tersebut membuat patah semangat atau bahkan berhenti dari aktivitas blogging yang sudah ditekuni sejak lama.

Yang tidak kalah penting adalah, jangan jadikan Adsense sebagai indikator kesuksesan seseorang, terutama blogger. Karena, masih banyak cara mendapat uang di internet selain melalui Adsense. Anda bisa mencoba program afiliasi, jualan online, atau membuka slot iklan diblog/website anda.

2. Perbaiki Semuanya

Pasti ada penyebab mengapa Adsense menolak blog anda. Apakah karena konten yang melanggar ketentuan, konten yang terdeteksi sebagai plagiat, atau hal lain. Untuk itu, saat anda mengalami penolakan, perbaiki semua itu. Pastikan semua konten anda tidak melanggar kebijakan Google Adsense. Seperti konten download file ilegal, hacking, pornografi, atau hal lain yang dilarang hukum.

Pastikan juga konten diblog anda bebas dari copy paste (plagiat). Untuk mengetahuinya, anda bisa cek melalui tool plagiarism checker, yang bisa ditemukan di internet.
Pastikan juga desain dan navigasi blog anda rapi.

3. Cari Alternatif Lain

Diinternet, ada banyak ads network (jaringan iklan) selain Google Adsense yang sanggup membayar penerbitnya. Jika anda ditolak Adsense, cobalah mencari alternatif periklanan lain. Meskipun komisi yang ditawarkan mungkin tidak sebesar Adsense, tetapi proses penerimaanya relatif lebih mudah.

Anda bisa mencoba Ads Network seperti Chitika, Media.net, dll. Atau jika ingin mencoba Ads Network lokal, anda bisa menggunakan Hitadsmedia. Selain itu, ada juga jenis iklan Native yang sedang populer saat ini. Seperti Mgid, Taboola, dll.

Jika website/blog memiliki trafik yang cukup besar, anda bisa membuka slot iklan. Fungsinya, agar pengiklan bisa mempromosikan produknya di website/blog anda.

4. Adsense Bukan Segalanya

Perlu diingat, bahwa Google Adsense bukanlah segalanya. Dalam artian, saat ditolak Adsense bukan berarti anda gagal. Masih banyak cara lain untuk menjadi blogger sukses, atau untuk menghasilkan uang dari internet. Banyak juga blogger sukses diluar sana yang justru pendapatanya bukan dari Adsense.

5. Ajukan Permohonan Ulang

Langkah terakhir yang bisa dilakukan adalah mengajukan permohonan ulang. Permohonan atau banding ini bertujuan agar tim Google Adsense melakukan peninjauan (review) ulang terhadap website/blog anda. Hal ini juga membuka peluang baru agar blog anda bisa diterima Adsense.

Perlu diingat, untuk mengajukan permohonan ulang, disarankan ada jeda waktu setelah blog anda ditolak. Pastikan juga sebelum mengajukan permohonan ulang, blog anda sudah dalam keadaan siap. Baik dari segi konten, dan kelengkapan lain.

Sama seperti sebelumnya, saat dalam masa peninjauan ulang, disarankan untuk melakukan update konten secara rutin dan berkala. Pastikan juga konten yang anda terbitkan menarik dan bermanfaat bagi pengunjung.

Kesimpulanya, saat mengalami penolakan dari Adsense, jangan sampai anda patah semangat. Justru jadikan hal tersebut sebagai motivasi untuk kedepanya. Yang perlu diingat, ditolak Adsense, tidak berarti anda gagal.

Demikian postingan kali ini, semoga bermanfaat. Jika ada pertanyaan, silahkan tanyakan dikolom komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel