Manfaat Jambu Biji Untuk Kesehatan

Manfaat Jambu Biji Untuk Kesehatan - Jambu biji (Psidium guajava L) dari famili myrtacea merupakan salah satu komoditas buah-buahan yang mempunyai potensi nilai ekonomi yang menjanjikan. Selain karena kandungan nutrisi juga kasiat terhadap kesehatan. Tanaman jambu biji merupakan tanaman daerah tropis dan dapat tumbuh di daerah sub-tropis dengan intensitas curah hujan yang diperlukan berkisar antara
1000-2000 mm/tahun dan merata sepanjang tahun. Kecenderungan konsumsi buah-buahan tropis yang segar dan produk jambu biji terus meningkat disebabkan karena pendidikan konsumen terhadap rasa eksotis, nilai gizi, dan senyawa fitokimia yang berpotensi dengan efek kesehatan.
Jambu biji (Psidium guajava L.), termasuk buah eksotis dari daerah tropis ditandai dengan rasa dan aroma menarik, sebagai salah satu buah yang paling bergizi karena kandungan senyawa bioaktif yang tinggi, khususnya asam askorbat. Jambu biji dikenal dibeberapa negara atau daerah dengan sebutan atau nama lain seperti, Psidium guajava (Inggris/Belanda); Jambu biji (Indonesia); Jambu klutuk, bayawas, tetokal (Jawa); Jambu klutuk, jambu batu (Sunda); Jambu bender (Madura).

Kandungan Nutrisi dan Senyawa Bioaktif

  1. Dalam 100 g jambu biji mengandung protein (0,9 g), lemak (0,3 g), Karbohidrat (12,2 g), kadar air 86%, total kalori 49 kalori, serat kasar 5,6 g.
  2. Dalam 100 g jambu biji mengandung vitamin A (25 SI), B1 (0,02 mg), C (87 mg), dan vitamin E (1,7 mg).
  3. Kandungan mineral jambi biji diantaranya kalsium (14 mg), fosfor (28 mg), dan zat besi (1,1 mg).
  4. Kandungan senyawa bioaktif diantaranya, tanin, asam psidiolat, minyak atsiri, asam ursolat, asam kratogolat, asam guajaverin, asam psidiolat, dan lycopene.
  5. Empat senyawa antibakteri telah diisolasi dari daun jambu biji, yaitu 2 glikosida flavonoid (morin-3-OAL-lyxopyranoside dan morin-3-OAL-arabopyranoside) dan dua flavonoid lainnya diketahui, guaijavarin dan quercetin.
  6. Jambu biji sumber yang sangat baik senyawa phitokimia antioksidan, yang meliputi asam askorbat, karotenoid, dan polifenol.
  7. Karotenoid yang paling penting yang memberikan perlindungan oksidatif, yaitu α-karoten, β -karoten, lutein, lycopene, zeaxanthin, dan β-cryptoxanthin.
  8. Senyawa polipenol (as.galik 0,379 mg, myricetin 55 mg, apigenin58 mg, quercetin, dan kaempfenol).
  9. Daun tanaman jambu biji mengandung minyak esensial dengan komponen utama α -pinene, β-pinene, limonene, menthol, terpenyl asetat, isopropil alkohol, longicyclene, caryophyllene, β -bisabolene, caryophyllene oksida, β - copanene, farnesene, humulene, selinene, cardinene dan curcumene. Minyak esensial dari daun telah terbukti mengandung, nerolidiol, β -sitosterol, ursolat, crategolic, dan asam guayavolic .
  10. Daun tanaman jambu biji mengandung resin, lemak, selulosa, tanin, minyak atsiri, klorofil dan mineral garam. Selain itu, daun mengandung minyak esensial yang kaya cineol, dan empat asam triterpenic serta tiga flavonoid; quercetin, 3-L-4-4-arabinofuranoside, avicularin dan 3-L-4-pyranoside yang mempunyai aktivitas antibakteri yang sangat kuat.

Manfaat Jambu Biji untuk Kesehatan

  1. Hampir semua bagian tanaman jambu biji (daun, buah, akar) dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk obat dalam pengobatan tradisional.
  2. Tanaman jambu biji telah terbukti dapat mengobati disentri, diare (sakit perut), masuk angin, demam berdarah, sariawan, keputihan, menurunkan kolesterol dan sebagai antidiabetes.
  3. Bagian daun, akar dan buah jambu biji telah digunakan untuk pencegahan dan pengobatan diarrhea, dan diabetes.
  4. Sebagai obat yang digunakan oleh masyarakat luas dilaporkan memiliki efek antimutagenik.
  5. Jambu biji, digunakan secara luas dalam pengobatan tradisional untuk pengobatan diare, disentri, gastroenteritis, sakit perut, dan gangguan pencernaan.
  6. Ekstrak daun menunjukkan aktivitas antimikroba in vitro terhadap Escherichia coli, Salmonella typhi, Staphylococcus aureus, Proteus mirabilis, dan Shigella dysenteria.
  7. Daun jambu kaya tannin, dan memiliki sifat antiseptik.
  8. Rebusan daun jambu biji dapat menghilangkan kejang, demam, dan kecacingan, rematik, gout, dan malaria.

Beberapa contoh kasiat dan cara pemakaian jambu biji untuk kesehatan :
Sakit perut (Diare dan mencret)
Bahan :
  • 5 lembar daun jambu biji
  • 1 potong akar, kulit, dan batangnya
Cara Pembuatan :
  • Semua bahan direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih dan tersisa kira-kira 2 gelas.
  • Kemudian disaring untuk diambil airnya.
  • Diminum 2 kali sehari pagi dan sore.
Kencing manis (antidiabetes)
Bahan :
  • 1 buah jambu biji setengah matang
  • 1 liter air
Cara Pembuatan :
  • Cuci buah jambu biji hingga bersih, kemudian belah menjadi empat bagian.
  • Rebus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya.
  • Minum ramuan dua kali sehari, pagi dan sore.
Masuk angin
Bahan :
  • 10 lembar daun jambu biji yang masih muda,
  • 1 butir cabai merah,
  • 3 mata buah asam,
  • 1 potong gula kelapa,
  • Garam secukupnya
Cara Pembuatan :
  • Semua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 liter air sampai mendidih.
  • Kemudian disaring untuk diambil airnya.
  • Cara menggunakan: Diminum 2 kali sehari (pagi dan sore).
Keputihan
Bahan :
  • 2 genggam daun jambu biji muda
  • 7 helai daun sirih
  • 1 gelas air
Cara Pembuatan :
  • Cuci bahan hingga bersih, kemudian rebus hingga mendidih dengan segelas air dan saring.
  • Setelah agak dingin, ramuan dapat diminum dua kali sehari (pagi dan sore).
Rematik
Bahan :
  • Daun jambu secukupnya
Cara Pembuatan :
  • Daun dibersihkan lalu ditumbuk sampai halus.
  • Cara pemakaian: balurkan pada pergelangan, sendi kaki dan tangan.
Demikian informasi tentang jambu biji, semoga bermanfaat untuk pembaca. Apabila informasi ini penting untuk dibagikan, silahkan berbagi kepada mereka yang membutuhkannya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel