7 Penyebab Blogger Yang Gagal

7 Penyebab Blogger Yang Gagal - Beberapa blogger pemula tidak berhasil berkembang karena tetap mengharapkan semua akan selesai dengan manis. Walau sebenarnya, yang pahit akan tetap punyai arti. Kita dapat kenal rasa-rasanya manis sesudah yang pahit kita nikmati.

Di inspirasi dari kata-kata di atas, pada posting ini saya akan share pengalaman serta penilaian kenapa ada banyak blogger pemula yang tidak berhasil memperjuangkan sukses dalam ngeblog.
Hampir semua yang akan diulas dalam artikel ini terkait langsung dengan sikap blogger yang berkaitan dengan kenapa harus gagal ngeblog. Saya tidak bermaksud menjadi guru atau tim juri dalam kegiatan menulis online, tetapi berdasarkan pengalaman keseharian serta banyaknya komunitas yang saya ikuti, ternyata ada beberapa hal yang tidak penting tapi sering dilakukan oleh blogger yang gagal.

Berikut dibawah ini merupakan hal-hal yang bisa membuat seorang blogger gagal atau menyerah untuk meneruskan karya dalam menulis online :

1. Terlalu Fokus Mengedit Theme

Mereka adalah salah satu orang yang pernah tidak berhasil meningkatkan website oleh karena begitu konsentrasi pada permasalahan ini. Theme atau penampilan website buat blogger pemula adalah segala hal. Walaupun sebenarnya itu semestinya tidak jadi prioritas penting, ditambah lagi bila tidak mempunyai potensi koding yang ideal.

Mereka pernah tinggalkan dunia website sebab putus asa karena theme yang di ubah bukanlah jadi baik justru menjadi tidak karuan. Lebih parah lagi jika saat mereka mau kembalikan ke penampilan sebelumnya pun tidak bisa. Berkali-kali ubah theme tetapi hasilnya masih sama. Website tersebut justru tidak berprospek dan menjadi buruk.

Blogger yang kelamaan bergelut pada masalah theme ialah blogger yang tetap mengharap kesempurnaan. Walau sebenarnya tidak ada hal yang prima, sebab setiap saat kita berupaya membuat prima, maka ada kekurangan lain. Bila sikap ini terus dijaga, maka website yang kita kelolah tidak maju pernah maju dalam hal pembuatan konten berkualitas.

2. Tidak Sabaran

Ada peribahasa menjelaskan "Orang sabar disayang Tuhan". Harusnya ini diterapkan waktu mengelolah website. Sayangnya, tidak semua blogger itu penyabar. Beberapa hal di dunia website yang mengetes batas kesabaran kita serta banyak yang tidak berhasil dalam hadapi masalah itu.

Contohnya, tidak sabar mempunyai pengunjung yang banyak, hingga dia lakukan beberapa cara phising. Walau sebenarnya, pengunjung yang banyak korelasi intinya ialah content yang banyak juga. Untuk membuat content sampai beberapa ratus halaman itu bukan masalah satu hari dua hari saja. Mereka yang mempunyai visitor yang banyak sudah menjadi orang sabar paling kurang 1 tahun.

Masalah kesabaran lainnya hingga melakukan kesalahan di mana beberapa blogger tidak berhasil saat membuat content. Karena ingin selekasnya mempunyai jumlah artikel yang maksimal, hal paling tidak terpuji juga diambilnya, yaitu copy-paste dari website lain. Walau sebenarnya sikap tergesa-gesa semacam ini tidak baik untuk website serta blogger yang berkaitan.

3. Begitu Banyak Membaca Tetapi Minim Menulis

Banyak membaca pastinya hal yang baik. Tetapi di dunia blogging, membaca saja kurang. Sebab tiap bahan bacaan harusnya mempunyai efek langsung pada pembacanya. Contohnya, membuat tulisan baru dengan ide berbahan bacaan awalnya.

Bila sobat seseorang blogger, seharusnya memberikan dalam diri dan memoersiapkan diri untuk selalu siap membuat konten agar supaya bisa menyediakan bahan bacaan yang menarik buat orang lain. Sebab orang yang berkunjung ke website, tidak cuma untuk lihat penampilannya, atau jumlahnya iklannya. Mereka bertandang karena bahan bacaannya yang menarik serta bermanfaat untuk mereka.

Jadi, bila cuma banyak membaca, tetapi tidak ada menulis, anda tidak pantas jadi seorang blogger. Cocoknya cuma jadi pembaca saja. Sebab jadi blogger mempunyai dua beban, punyai wacana serta memberikan wacana. Wacana diantaranya lewat tulisan, video atau infografis.

4. Terlalu Berambisi Dapat Uang

Online money memang mengundang selera serta beberapa orang bernafsu membuahkan uang dari website pribadi. Tidak ada yang salah dengan tekad itu. Tetapi harus dimengerti, jika tidak ada konsumen yang hadir ke toko kosong. Tekad yang begitu besar dapat juga mengakibatkan kerusakan secara pelan-pelan.

Beberapa blogger yang arah intinya hanya uang. Hingga saat yang diinginkan tidak tercukupi, rasa sedih tidak dapat dielakkan. Bila telah demikian, banyak blogger yang urung meneruskan situsnya, sebab jika membuat website kembali karena hal yang sama pasti tidak ada uang yang didapatnya.

Website itu bukan mesin pembuat uang. Tidak ini hari dibuat, esok beberapa ribu dollar dikantongi. Tekad membuahkan uang dari website boleh-boleh saja, saya juga awalannya demikian. Tetapi, jangan buat itu jadi keinginan yang tinggi, sebab saat jatuh, rasa sakitnya cukup menusuk.

5. Menulis Cuma Untuk Mesin Pencari

Pelajari SEO buat seseorang blogger itu harus. Tetapi jadikan SEO lebih dari segala hal, itu kurang baik. Sebab beberapa blogger salah menafsirkan tentang ilmu SEO tersebut, sehingga yang tidak perlu digunakan dalam SEO akhirnya digunakan dan bahkan secara berlebihan. Mereka hanya fokus menulis untuk mesin perayap saja, tanpa memikirkan kenyaman pembaca artikel dalam website.

Beberapa blogger yang membuat tulisan tanpa ada estetika yang baik. Dimana saja benar-benar mencolok kemauannya membuat keyword di mesin perayap. Akhirnya, tulisan yang dibuat tidak menarik untuk dibaca, hanya karena dapat dimengerti oleh robot, bukan manusia.

Semestinya menulis yang baik di website itu, dapat untuk keduanya. Ramah buat pembaca serta disenangi oleh mesin perayap. Jangan membuat tulisan yang tidak dimengerti mesin perayap. Sebab bagaimana juga, sumber jalan raya pengunjung kita ialah mesin perayap.

6. Malas Tetapi Bercita-cita Tinggi

Sikap paling jelek seseorang blogger ialah rasa malas yang dijaga. Anehnya, sikap malas itu terkadang tetap berdampingan dengan keinginan yang tinggi. Walau sebenarnya tidak akan ada gunung yang terbelah bila ditangani cuma dalam harapan. Semua harus dengan tangan.

Malas yang paling bahaya ialah malas memperbaharui website. Bila ini yang terus dijaga, maka jangan heran atau bingung anda akan bergabung dengan komunitas blogger yang tidak berhasil. Banyak yang telah melalui hal itu, saya pun juga pernah merasakannya, sampai kembali bangkit dengan arah yang pasti.

Malas mengupadet website biasa dirasakan blogger yang kehabisan inspirasi tulisan. Mereka tetap berpikir, semua telah ditulis sehingga tidak ada lagi isnpirasi. Asumsi ini salah, sebab apa pun di dunia ini tidak pernah usai dituliskan. Semua tetap mempunyai hal yang baru. Padahal banyak sekali jumlah artikel yang bisa kita buat dalam 1 kata kunci saja.

7. Tidak Mempunyai Tujuan

Rasa malas yang menerpa blogger sebab dia tidak mempunyai arah jelas dalam jalankan website. Dia tidak tahu, website ini bakal jadi apa serta bagaimana nanti. Atau apa tujuan serta maksudnya untuk ngeblog. Bila maksudnya hanya karena uang, seperti yang diterangkan pada nomer 4 di atas maka akan jelas gagal. Tak bisa dipungkiri blogger yang belajar otodidak pasti harus melewati semua tingkatan tersebut.

Tujuan ngeblog setiap orang memang berbeda-beda. Tetapi jika kita memiliki tujuan yang past, kita akan tahu ke mana website ini akan dibawa. Bila kita benar-benar tidak mempunyai arah dalam ngeblog, oleh sebab itu kita akan malas menulis serta akan ada masalah lainnya yang ditemui di masa yang akan datang dan tidak akan teratasi secara baik.

Banyak yang tidak berhasil dalam ngeblog oleh karena berjalan pada arah yang salah, atau tidak mempunyai tujuan yang benar. Sebab arah yang benar pasti akan menjadi motifasi yang terbaik dalam kita berkarya dengan tulisan artikel yang dibuat.

Sebetulnya ada banyak sikap buruk dari seseorang blogger sampai pada akhirnya memiliki label tidak berhasil. Saya tuliskan 7 hal di atas, karena sebagian besar pernah saya alami. Bila rekan-rekan punyai pengalaman sama atau di luar dari 7 hal di atas, silakan diberikan di kotak kometar.

Mari kita berbagi pengalaman ngeblog pada orang lain karena pengalaman merupakan pelajaran paling bernilai bukan hanya teori saja.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel